378 views

Ini yang Dirasakan Pangeran William Saat Terpapar Virus Corona

Kabar Smart – Pernah tertular Covid-19 pada April lalu, ternyata Pangeran William lebih memilih merahasiakannya karena tidak ingin membuat masyarakat Inggris menjadi panik.

Tidak hanya Pangeran, Sang Ayah Pangeran Charles juga dinyatakan positif Covid-19 pada akhir Maret lalu. Di waktu yang hampir bersamaan, Perdana Menteri Boris Johnson juga terinfeksi penyakit yang sama.

Pihak Kerajaan Inggris berupaya agar tidak tersebarnya berita Pangeran William yang dinyatakan positif Covid-19 itu. Namun infeksi virus yang cukup berbahaya tersebut juga membuat suami Kate Middleton tersebut menjadi panik.

“William sangat terpukul oleh infeksi virus tersebut. Pada suatu waktu dia kesulitan bernapas, jadi semua orang di sekitarnya sangat panik,” ujar seorang narasumber seperti dikutip dalam Page Six.

Sempat terpuruk karena terpapar Corona, Pangeran William berusaha bangkit dari paparan virus tersebut. Terlebih lagi setelah melihat usaha petugas medis membuatnya tidak merasakan gejala lain dari penyakitnya dan inilah yang membuatnya bersemangat menjalankan tugas seperti hari-hari biasanya baik pertemuan kerajaan maupun dalam urusan bisnis.

Pangeran William sempat dirawat oleh dokter istana dan dikarantina dengan baik di rumah keluarga Anmer Hall di Norfolk. Meski dalam masa karantina, dirinya tetap melakukan panggilan telepon dan obrolan video.

Pangeran William juga memberi tahu seorang sumber di suatu acara mengenai alasan mengapa Ia merahasiakan kabar tentang dirinya yang terpapar virus Corona itu.

“Ada hal-hal penting yang terjadi dan saya tidak ingin membuat siapa pun khawatir,” ujarnya seperti yang dilaporkan dalam The Sun.

Pangeran William sadar akan pengalamannya bahwa siapa pun bisa tertular Covid-19 dan sangat penting untuk melakukan lockdown agar angka penularan virus Corona bisa dicegah. Meskipun demikian, hingga saat ini pihak Kerajaan Inggris masih belum mau menanggapi kabar Pangeran William apakah pernah terinfeksi Covid-19.(DM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *