555 views

Tahap ke-2, Smart School Mengupayakan Semua Ortu Dapat Kuota Internet Gratis

Kabar smart.id – Selama pembelajaran daring, kementrian pendidikan dan kebudayaan memberikan bantuan kuota internet pada semua jenjang pendidikan. Dari tingkat PAUD, Sekolah Dasar hingga perguruan tinggi.

Penyaluran bantuan kuota internet ini akan dibagi menjadi empat tahap. Tahap pertama dimulai September hingga Desember ahir tahun 2020. Selama 4 (empat) bulan siswa yang terdaftar dalam sistem dapodik berhak mendapatkan kuota gratis.

Masuk tidaknya bantuan kuota ini, tergantung peran dari sekolah masing-masing. Jika sekolah aktif dalam hal ini operatornya, maka sudah tentu semua siswa akan dapat kuota internet dari pemerintah.

Hal ini disampaikan kepala sekolah Smart School Makassar Kariadin, SE saat ditemui diruangan kerjanya. Menurutnya semua sekolah ada jatahnya, tinggal bagaimana sekolah mengupayakan agar dapat. “Semua sekolah ada jatahnya, tinggal bagaimana masing-maaing operator sekolah, mau nongkrongin apa tidak” ujarnya.

“kalau malas mensinkronkan data siswa disistem dengan nomor hp siswa, sudah pasti siswa tidak dapat kuota” lanjutnya.

Saat ditanya faktor apa yang membuat siswa tidak dapat kuota gratis, bapak dua anak ini menjelaskan setidaknya ada 2 faktor. Pertama data siswa tidak ter update disistem dan ke dua nomor handphone siswa tidak aktif.

Perlu diketahui jika bantuan kuota internet ini hanya disalurkan melalui empat provider, diantaranya Telkomsel, Indosat, Tri dan Exis.

ketua Yayasan Kami Peduli Bangsa bersama kepsek Smart School Makassar

Bantuan kuota internet ini sangat berguna dan membantu para ortu dalam memaksimalkan pembelajaran daring anaknya.

Sudah menjadi kewajiban pihak sekolah untuk membantu mengupayakan agar bantuan ini tersalur dengan baik. Sebagaimana yang disampaikan ketua Yayasan Kami Peduli Bangsa, yayasan yang menaungi Smart School Makassar bapak Muhammad Yasin.

Kepsek dan operator Smart School harus lebih proaktif membantu para siswa untuk memperoleh bantuan kuota internet gratis, karena ini adalah hak siswa. “Saya meminta para kepsek dan operator Smart School agar serius mengurus ini, karna ini adalah hak para siswa” pungkasnya disela-sela pertemuan bersama kepsek Smart School Makassar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *